Dan iapun memilih untuk menyendiri, menjauh dari keramaian. Menikmati kekecewaannya dalam diam. Berpikir ulang. Mencari tahu dimana letak kesalahan dalam kegagalan pemberangkatan ini. Memang secara logika, ini murni kesalahan administratif. Namun kemudian ia percaya, selalu ada alasan baik dari setiap hal tidak baik yang datang berkunjung.
Read the full story »
Terkadang lucu itu menjadi relatif kala hati sedang tidak gumbira ria. So, gumbiralah sebelum anda mengklik kategori ini, sehingga kelucuannya akan dapat anda rasakan. Have a Smijeh!
Tidak mengklik kategori ini tidak akan berefek apapun terhadap kegiatan jalan-jalan anda. Tapi membaca satu atau dua postingan di kategori ini pasti akan lebih menambah asyik perjalanan anda. Coba saja jika tak percaya!
Dan iapun memilih untuk menyendiri, menjauh dari keramaian. Menikmati kekecewaannya dalam diam. Berpikir ulang. Mencari tahu dimana letak kesalahan dalam kegagalan pemberangkatan ini. Memang secara logika, ini murni kesalahan administratif. Namun kemudian ia percaya, selalu ada alasan baik dari setiap hal tidak baik yang datang berkunjung.
Aku sering melakukan perjalanan ke tempat-tempat yang menyenangkan dan sangat menyenangkan. Namun tak pernah sekalipun diriku dibuat resah kapan waktu keberangkatan itu tiba. Biasanya kulalui hari-hari dengan biasa saja. Tidak pernah terlalu senang, tidak juga kepikiran, nggak bisa tidur, atau pengen segera dateng hari H keberangkatan, biasa saja. Tak jarang dari beberapa rencana perjalanan tersebut kulalui dengan perasaan males ngepak baju. Maka sering kali aku ngepak baju satu atau dua jam pas mau berangkat menuju terminal keberangkatan.
Namun perjalanan kali ini terasa beda….
Sudah lama tidak update blog, padahal banyak sekali ide yang hendak dituliskan. Tapi sampai kini masih sebatas wacana.
Mungkin karena saya sedang banyak kerjaan.
Mungkin karena masih asyik jalan-jalan.
Mungkin juga karena terlalu banyak beban pikiran.
Atau mungkin karena terlalu banyak kemungkinan untuk mencari alasan pembenaran.
Entahlah…
Pemandangan yang sudah lazim terlihat, bahwa urutan pertama dari ritual makan tidak lagi berdoa, namun memfoto makanan tersebut, upload ke social media, berdoa, lalu bersantap bersama. Demikian pula dengan akhir dari jamuan makan atau acara kumpul-kumpul, seringnya diakhiri dengan kegiatan foto bersama, kemudian di-upload ke social media pada saat itu juga.
Akan tiba saat ketika keturunan kita akan terheran-heran bahwa kita tidak mengetahui hal-hal yang begitu jelas untuk mereka… Banyak penemuan disediakan untuk abad-abad yang akan datang, tatkala kita sudah dilupakan orang. Alam semesta kita bukan apa-apa kecuali di dalamnya terdapat sesuatu bagi setiap kurun waktu untuk diselidiki …. Alam tidak mengungkapkan rahasianya sekaligus.