Home » Archive

Articles in the GUDANG POJOK Category

FEATURED, GUDANG POJOK »

[26 Jul 2010 | 6 Comments | ]
CIUM

Begitulah, suatu kali dia pernah menantang saya untuk melakukan hal tersebut. Tantangan yang membuat saya kemudian berpikir apakah harus menerima, atau cukup menggodanya seperti biasa : mengirim emo kecup di papan percakapan kami.

FEATURED, GUDANG POJOK, HEADLINE »

[23 Jul 2010 | 8 Comments | ]
Di PINGGIR JALAN KESUNYIAN

Bagi daun, pohon adalah,

Bayangan yang meneduhkan sedih lara hati

Sang kekar yang menguatkan labil diri

Pribadi penuh tawa yang menceriakan hari

Sosok tak terduga di barisan para pengantri

Dentingan bunyi yang selalu ia nanti

Dan sesuatu yang tak ingin cepat-cepat ia tinggal pergi.

FEATURED, GUDANG POJOK, HEADLINE »

[19 May 2010 | 11 Comments | ]
C E M B U R U

Aku menyukai getar indah ini. Getar indah menyesakkan yang tak bertuan. Getar indah yang mampu menghalau segala rasaku padamu. Pada Senja yang tak harus selalu jingga.

FEATURED, GUDANG POJOK, HEADLINE »

[10 May 2010 | 4 Comments | ]
KEMARIN

Rindunya menggigit…
Masih ia rasakan kegembiraan kala bersama wanita itu. Menikmati berdua tawa yang tersaji, sentuhan tak sengaja yang menggetarkan hati, dan tatap mata yang tak terpungkiri. Ada rindu tersimpan disana…

FEATURED, GUDANG POJOK, HEADLINE »

[5 Apr 2010 | 5 Comments | ]
SENJA

Tak ada yang menarik dari senja kali ini. Tapi, tetap saja aku menyukainya.
Menyukai setiap detik perubahan yang terjadi.

Dari semburat jingga yang menyejukkan, hingga menjadi gelapnya malam.

Demikian pula hidup.

FEATURED, GUDANG INSPIRASI, GUDANG POJOK, HEADLINE »

[28 Mar 2010 | 14 Comments | ]
BUNGA DI TEPI JALAN

Aku tahu, bunga ini tak akan bertahan lama. Mungkin kecantikannya hanya sampe waktu 1-2 hari untuk kemudian layu dan kering. Tapi paling nggak, memungutnya dari jalan, dan menaruhnya dalam cawan berair akan lebih memperpanjang usia kecantikannya. Daripada dibiarkan tetap di jalan dan kemudian tergilas roda ataupun derap kaki kehidupan.

FEATURED, GUDANG POJOK, HEADLINE »

[25 Mar 2010 | 7 Comments | ]
ROMANSA SANG DERMAGA

Kemudian kami berbicara tentang lagu-lagu yang sempat hits pada jamannya.

Tentang kecintaan seorang Lionel Richie kepada gadisnya yang tertuang dalam lirik lagu Still, Truly, say you say me, dan three times a lady yang membuat bulu seluruh tubuh ini berdiri, merinding, membayangkan suara merdu lelaki kulit hitam tersebut menyanyikan lagu-lagunya.

Tentang Heaven knows nya Rick Price, In this life nya Colllin Raye, Always nya Air Supply, sampai ke lengkingan suara Hallowen kala menyanyikan lagu forever and one.

FEATURED, GUDANG POJOK, HEADLINE »

[19 Feb 2010 | 4 Comments | ]
KETIKA HUJAN BERHENTI

Yang tersisa kemudian hanya titik-titik air,

bau tanah basah,

genangan,

……

FEATURED, GUDANG POJOK, HEADLINE »

[15 May 2009 | 17 Comments | ]
DANSA

Kemudian kami berjingkat bersama, menikmati alunan musik yg mengiringi setiap gerak kaki yang tak sepadan itu.
“Aku menyukainya, meski harus sedikit kesulitan, tapi aku menikmatinya.”
Aku tersenyum, kuliukkan badanku lebih lentur lagi. Memperlihatkan gerak aduhai sembari sesekali menggodanya dengan senyum serta kerlingan manja.
“Berdansalah denganku hingga senja tiba.”
“Aku takut tak punya tenaga untuk itu.”
“Jangan khawatir, aku akan menggendongmu jika itu sampai terjadi.”
“Tapi, apa indahnya sebuah tarian jika kaki kita tak bergerak seirama?”
“Bukankah untuk menjadi seirama kaki-kaki kita tak harus menginjak bumi secara bersamaan?Kakimu bisa bergerak kemanapun, sepanjang itu masih dalam jangkauan tanganku dan …

FEATURED, GUDANG POJOK, HEADLINE »

[10 Feb 2009 | 14 Comments | ]
CINTA DAUN KEPADA SANG POHON

Sudah hampir 4 tahun semenjak perpisahan dengan sang pohon, daun tetap bisa menjalani kehidupannya dengan normal dan baik-baik saja.

Tiupan angin seringkali membawa daun berpindah tempat, dan dimanapun daun singgah, selalu tercipta kehidupan yang menyenangkan. Lingkungan yang selalu menerimanya dengan baik, kawan-kawan baru yang menyenangkan, bahkan sesekali daun hinggap di dahan pohon yang lain untuk memenuhi naluri alamiahnya sebagai sebuah daun.

Hingga suatu kali, saat daun lagi-lagi diterbangkan oleh angin dan jatuh ke lingkungannya semula, daun tetap biasa-biasa saja. Kehidupan yang dijalani tetap saja menarik dan menyenangkan. Keberadaan sang pohon di lingkungan …